Tawuran Antar Sekolah

JAKARTA — Tawuran pelajar di kawasan Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu dinihari pekan lalu, yang menewaskan AH, 16 tahun, secara mengenaskan diduga diatur oleh sejumlah alumnus, yang antara lain dari Sekolah Menengah Atas Negeri 32 Cidodol, Jakarta Selatan. “Ada yang membuat skenario untuk tawuran. Salah satunya alumnus dari sekolah kami,” kata Wakil Kepala SMAN 32, Sujoko, di ruang kerjanya, kemarin. “Alumnus yang mengajak dan mengatur tawuran.” Sujoko menyebutkan informasi tersebut dia ketahui dari keterangan polisi berdasarkan pengakuan para siswa yang ditangkap. Bahkan penyidik tengah memburu seorang alumnus SMAN 32 yang baru lulus tahun ini dan belum mengambil ijazah. Polisi pun telah memeriksa 26 siswa, tapi sebagian dipulangkan karena tak melakukan tindak pidana. Kepala Kepolisian Resor Jakarta Selatan Komisaris Besar Indra Jafar mengatakan 29 pelajar ditangkap sejak Ahad malam lalu.

Sebelas orang di antaranya menjadi tersangka karena membawa senjata tajam dan air keras, sedangkan 18 lainnya masih diperiksa. Tawuran di depan Apartemen Belezza, Jalan Permata Hijau, tersebut melibatkan kuranglebih 50 remaja sekitar pukul 03.30 antara geng SMA Muhammadiyah 15 melawan gabungan siswa SMAN 32 Cidodol, Madrasah Anajah, serta Husni Thamrin. Kelompok kedua dikenal sebagai geng Gusdon (Gusuran Donat). Gusuran Donat adalah nama kawasan di bekas gusuran gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri 267, yang biasa disebut SMP Donat (Dua Enam Tujuh). Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Stefanus Tamuntuan menyebut peristiwa ini tawuran antargeng ketimbang tawuran pelajar. Tawuran direncanakan dan telah disepakati di media sosial Instagram dan Line pada Jumat malam lalu. “Setelah itu, masing-masing mengabari teman mereka via grup WhatsApp,” ucapnya, dua hari lalu. Indra menerangkan, mereka menenggak minuman keras sehingga bertindak sadis. “Sebab, selain membacok, mereka menyiramkan air keras kepada korbannya,” ujarnya, kemarin.

Menurut Indra, AH, siswa kelas X SMA Muhammadiyah 15 Slipi, Jakarta Barat, bagian dari kelompok lawan Gusdon. AH terjatuh dari sepeda motor, lalu dikeroyok. Tubuhnya dibacok dan disiram air keras. Semula, AH diduga korban begal, tapi dia terbukti terlibat tawuran. “Geng Gusdon yang mengeroyok (AH).” Kepala SMA Muhammadiyah 15, Asrunas Imran, membantah kabar bahwa AH terlibat tawuran. Dia menjelaskan, pada Jumat malam lalu, empat siswanya, termasuk AH, dicegat sekelompok remaja ketika hendak pulang dari kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 03.00. Temanteman AH berhasil kabur, tapi AH terjatuh dari sepeda motor, lalu menjadi bulan-bulanan. “Lebih seperti dibegal dibanding tawuran.” Dia memastikan bakal mengeluarkan anak didiknya dari sekolah jika terbukti terlibat tawuran. Tahun lalu, enam siswa dikeluarkan karena kasus tawuran.

Perangkat yang Harus Jauh dari Anak Anak Selain Genset Bali

Perangkat yang Harus Jauh dari Anak Anak Selain Genset Bali – Penyimpanan cairan pembersih dan obat-obatan yang mengandung bahan kimia jangan dianggap enteng. Salah-salah bisa menjadi masalah besar.

KEHIDUPAN MODERN

semakin sulit untuk dipisahkan dari berbagai cairan permbersih. Mulai peralatan makan, perabot dapur, keramik, kaca, pakaian, rambut, gigi, kulit, semua dibersihkan dengan cairan khusus buatan pabrik. Kita juga semakin rutin menggunakan insektisida untuk membasmi serangga. Karena keberadaan cairan-cairan itu mempermudah pekerjaan kita, makin banyak cairan sejenis yang “bertebaran” di rumah kita. Kita juga cukup tergantung dengan berbagai macam obat-obatan. Umumnya di rumah tersedia obat-obatan P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan), obat patuk, pilek, demam, dan diare. Pada saat sakit, obat-obatan akan membantu proses penyembuhan.

Namun saat tak dipergunakan, kadang kita lalai untuk menyimpan obatobatan dengan hati-hati. Mengapa hal ini menjadi penting untuk kita bicarakan? Alasan utamanya karena berbagai macam cairan pembersih, insektisida, dan obat-obatan dibuat dari bahan-bahan yang mengandung zat kimia. Obat-obatan, akan menjadi sesuatu yang baik bila dikonsumsi oleh orang yang sakit dengan dosis yang tepat. Namun sebaliknya, obat bisa menjadi racun yang cukup mematikan jika dikonsumsi oleh orang yang tidak tepat.

Banyak kasus keracunan di lingkungan rumah tangga terjadi akibat penyimpanan bahan-bahan pembersih dan obat-obatan yang tidak pada tempatnya. Yang kerap menjadi korban adalah anak-anak. Mengapa? Karena anak usia batita (bawah 3 tahun) punya fase di mana mereka akan memasukkan semua benda yang mereka temui ke dalam mulut. Dengan rasa ingin tahu yang besar terhadap berbagai hal, anak-anak yang lebih besar juga mudah tergoda untuk mencicipi cairan pencuci piring yang berbau harum, misalnya, atau kapsul obat yang berwarna menarik. Untuk itu, diperlukan kehati-hatian dalam menyimpan obatobatan dan cairan yang mengandung bahan kimia. Agar anak tidak keracunan, simpan obat dan cairan pembersih pada storage yang tepat. Letakkan di area yang mudah diakses agar pada saat dibutuhkan mudah ditemukan. Namun, tempatkan posisinya minimal 125 cm di atas permukaan lantai agar tidak mudah dijangkau anak-anak.

CLEANING TOOL ORGANIZER

Untuk menyimpan cairan pembersih beserta peralatannya, Anda bisa menggunakan cleaning tool organizer. Organizer yang terbuat dari kanvas keras atau terpal yang dikombinasi plastik ini bisa menjadi tempat untuk menyimpan perlengkapan bersih-bersih. Terpal atau kanvas dilengkapi dengan kantong-kantong dan karet untuk menahan benda-benda yang berukuran cukup besar (sapu, pengepel, dan kemoceng) agar tidak jatuh. Sedangkan botol-botol cairan pembersihnya ditempatkan dalam kantongkantong yang diletakkan di bagian paling atas supaya hanya orang dewasa yang bisa mengambilnya. Organizer ini juga tidak memakan banyak tempat karena cukup dipakukan ke dinding. Sebaiknya organizer ini ditempatkan di area servis pada tempat yang tidak lembap. Anda juga bisa menyimpan cairan-cairan pembersih dalam sebuah kabinet gantung yang tertutup dan dilengkapi dengan rak-rak. Kabinetnya harus terpisah dengan kitchen set. Jangan pernah menyimpan cairan pembersih di dalam kitchen set, karena cairan bisa saja tumpah atau botolnya bocor sehingga dapat mengkontaminasi bahan makanan atau peralatan memasak.

KOTAK OBAT

Kita tidak pernah tahu kapan kecelakaan terjadi di rumah: anak yang memar karena terjatuh, jari yang teriris pisau. Saat kondisi shock, kadangkadang kita tidak dapat berpikir jernih sehingga di mana kita meletakkan obat pun sering tak teringat lagi. Itulah mengapa kotak obat wajib tersedia di rumah. Dengan adanya kotak obat, kita langsung tahu ke mana harus mencari obat-obatan yang diperlukan. Kotak obat bisa berbentuk kotak yang moveable (mudah dipindah-pindah), ada juga yang tidak moveable seperti lemari obat dan rak gantung yang dipasang ke dinding. Material kotak/rak/ lemari obat pun cukup beragam, mulai plastik board, kayu, aluminium, atau plywood. Yang paling penting dari sebuah kotak obat adalah ia bisa menjadi tempat yang aman untuk menyimpan obat-obatan dan peralatan P3K. Kotak/rak/lemari obat harus dilengkapi dengan tutup atau pintu yang dapat dikunci. Pada saat tidak diperlukan, sebaiknya selalu dalam kondisi terkunci.

Tempatkan kotak/rak obat pada area yang mudah diakses sehingga akan mudah ditemukan saat obat dibutuhkan dalam waktu singkat. Carilah ruang yang tidak lembap dan cukup terang untuk meletakkan kotak/rak/lemari obat agar obat tidak mudah rusak. Biasanya hingga usia 6 tahun anak masih memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, termasuk mengetahui isi lemari obat dan mencoba isi dalam botol obat. Tinggi tubuh anak hingga usia 6 tahun mencapai sekitar 115 cm. Letak kotak atau rak obat harus lebih tinggi dari tinggi tubuh anak. Buatlah tinggi penempatan kotak atau rak obat di atas 125 cm dari lantai.

Batasi Akses Google Android

Sebenarnya, smartphone Android dapat digunakan secara efisien tanpa harus terus-menerus mengirim data pribadi ke Google. Berikut ini CHIP tunjukkan langkah-langkah untuk membatasi akses ke Google. APPS GrAtiS tanpa google Saat Anda menggunakan sistem operasi Android bawaan smartphone, cara terbaik untuk menonaktifkan aplikasi adalah melalui “Settings | Apps”. CHIP menunjukkan cara lain meng-install aplikasi Android melalui F-Droid.

1. install dan gunakan F-Droid Cari dan install file “FDroid.apk” dari Internet. Setalah itu, jalankan aplikasi FDroid ini. Sebelumnya, pastikan Anda terhubung ke jaringan Wi-Fi melalui menu “Settings | Wi-Fi”. Saat Anda menggunakan FDroid untuk pertama kalinya, ia akan menampilkan daftar download untuk beberapa aplikasi (1a). Untuk meng-install aplikasi tersebut, klik tanda plus di bagian atas. (1b). Setiap harinya FDroid akan memeriksa setiap update untuk semua aplikasi yang ada di dalam bagian “Installed”. Aktifkan fungsi “Activate only via Wi-Fi” untuk menghemat pengeluaran Internet.

2. Firefox pengganti Google Chrome Address Bar browser Android biasanya baru muncul saat Anda menggulung layar ke bawah. Di Address Bar ini Anda bisa memasukkan berbagai istilah yang akan dikirim ke berbagai mesin pencari. Anda dapat menambahkan mesin pencari alternatif Google, seperti duckduckgo.com atau ixquick.com dengan cara mengunjungi websitenya lalu mengklik “settings” (tanda tiga titik di bagian atas) dan pilih “Set as Homepage”. Dari tiga titik yang ada di atas layar, Anda juga bisa memasukkan Add-ons. Kemudian, di menu “Settings | Sync” Anda bisa menyinkronkan bookmark, history, dan password dari Firefox yang ada di PC desktop.

3. Program E-mail yang nyaman Open Source mail client K-9 Mail menawarkan lebih banyak kenyamanan dan feature dibandingakan dengan e-mail client standar dari CyanogenMod. Account e-mail Anda harus aktif dalan koneksi IMAP atau POP3. Masukkan alamat e-mail dan password untuk account di K-9 Mail dalam wizard. Biasanya, di beberapa penyedia e-mail, setting server, port, dan pilihan enkripsi sudah masuk secara otomatis. Namun, jika hal ini tidak terjadi, Anda bisa memilih “Manual setup”.

4. Peta gratis dengan fungsi offline Program open source tidak dapat menggantikan fungsi Google Maps dalam hal pencarian alamat, citra satelit, dan navigasi status lalu lintas. Namun, berbeda dengan Here, klien yang baik untuk peta OpenStreet. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis, termasuk file untuk petanya. Here Maps juga menyediakan fungsi navigasi secara offline.

5. install aplikasi lainnya Semua aplikasi yang tersedia sebagai file APK dapat di-install dari PC ke smartphone tanpa bantuan Play Store. Sumber untuk file APK bisa didapat dari produsen website atau APK downloaders (apps.evozi.com/apk-downloader/ (5). Bahkan aplikasi yang telah Anda install bisa diekstrak file APK-nya untuk kebutuhan backup sebelum melakukan factory

Sumber : https://teknorus.com/wa-web/

Sampah Kampanye,Tanggung Jawab Siapa?

Pesta demokrasi 5 tahunan di Indonesia baru saja usai. Sebelum gelaran itu berlangsung, partai-partai politik saling berlomba-lomba untuk meraih dukungan terbanyak dari segenap masyarakat di seluruh Indonesia, demi memenangkan Pemilu tahun ini. Tak terhitung juga kader-kadernya yang turut bersaing untuk mendapatkan suara, guna meraih kursi sebagai anggota legislatif. Tentunya banyak cara yang mereka lakukan demi memperkenalkan diri dan meraih dukungan dari masyarakat. Salah satunya dengan cara yang sebenarnya sudah dilakukan sedari dulu, yakni menggunakan atribut-atribut politik seperti, spanduk, baliho, hingga stikerstiker. Panwaslu Jaksel Pemilu merupakan pesta demokrasi rakyat Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya, gelaran politik ini kerap mengurangi kenyamanan lingkungan. Cobalah sejenak kita perhatikan, ada berapa banyak atribut-atribut politik yang dapat kita temui di lingkungan sekitar kita.

Banyak sekali bukan? Yang terkadang mengganggu kenyamanan adalah pemasangan atribut-atribut politik yang tidak pada tempatnya, sehingga terkadang turut mengotori lingkungan, bahkan ada atribut partai yang di pasang di genset genset jakarta di sekitar lingkungan . Belum lagi jika usai pemilu, atribut-atribut tersebut tidak dibersihkan, sehingga menjadi “sampah” bagi ligkungan. regulasi Berubah-ubah Yusuf Satyanegara, ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Selatan, membenarkan jika kerap terjadi pelanggaran-pelanggaran mengenai pemasangan atribut-atribut partai. “Sebenarnya pemasangan atribut-atribut partai sudah diatur dalam undangundang No. 8 tahun 2013 mengenai Pemilu legislatif, PkPU no 1, dan 15, sebagai perbaikan dari no 1. Atribut dipasang di tempat yang ditentukan. Jika tidak, ya jelas maka dianggap melanggar,” ujarnya. “Untuk para caleg sendiri sebenarnya hanya diperbolehkan memasang 1 buah spanduk berukuran 1,5 m x 7 m dalam ruang lingkup 1 RW.

Tidak dibenarkan untuk memasang di sarana-sarana umum (misal tiang listrik, pepohonan, dan sebagainya), sarana pendidikan dan ibadah, serta pada jalan-jalan protokol. Jika dilanggar tentu akan kita tertibkan,” ucap Yusuf, pada pembicaraan dengan iDeA di kantor Panwaslu Jakarta Selatan. Menurut Yusuf, pada setiap gelaran Pemilu, regulasinya kerap berubahubah. Jadi apa yang sudah dipahami oleh para peserta pada Pemilu terdahulu akan berubah lagi pada gelaran-gelaran berikutnya. Hal ini menurutnya semakin diperburuk dengan tidak adanya komunikasi yang baik antara elit-elit partai dengan grass root (kalangan bawah/simpatisan) mengenai regulasi pemasangan atribut politik. Biasanya grass root hanya asal memasang atributnya saja, tanpa tahu regulasi mengenai tempat-tempat yang boleh dipasang atau tidak. tidak ada sanksi Tidak adanya efek jera, menurut Yusuf, semakin memperburuk situasi tersebut. Hal tersebut diakuinya terjadi karena tidak adanya sanksi bagi pelaku pelanggaran. “Hingga saat ini hanya ditertibkan (diturunkan) saja. kami sebagai Panwas kan hanya menjalankan regulasi, ya jelas tidak berkenan untuk membuat sebuah regulasi mengenai sanksi terhadap pelaku pelanggaran, “ akunya. “Setiap pelanggaran kemudian akan didata.

Disampaikan ke kPU bahwa atribut itu melanggar dengan alamat pelanggaran, dan dengan jenis pelanggaran yang sudah ditetapkan. kemudian kPU menyurati Parpol atau Caleg bahwa telah melanggar aturan. Jika tidak diturunkan juga oleh pihak mereka, barulah Panwas kota akan merekomendasikan ke Pemerintah kota untuk ditertibkan. Sampah-sampah dari atribut politik ini, baik yang diamankan karena terbukti melakukan pelanggaran, penurunan bersama saat hari tenang, hingga setelah kegiatan pemilu selesai, kemudian akan dikumpulkan oleh Panwaslu atau Satpol PP, dan disimpan di posko bersama di Gedung Walikota.

kemudian akan dikomunikasikan kepada setiap Parpol atau Caleg, apakah akan diambil kembali atau tidak. Jika tidak diambil, maka atribut-atribut ini kemudian akan dimusnahkan. hak Pemilik rumah ketika ditanyakan mengenai pemasangan atribut-atribut politik pada rumah pribadi, Yusuf mengakui jika hal tersebut diperbolehkan. “Namun tentunya jika ingin memasang atribut partai atau caleg, mereka haruslah memiliki izin dari pemilik rumah maupun tempat tersebut. Jika tidak izin, ya maka pemilik berhak menolak atribut tersebut, ataupun mencabutnya jika memang sudah terlanjur terpasang,” ujar Yusuf. “Pemilik rumah maupun tempat tidak perlu takut untuk melepaskan atributatribut tersebut, karena itu merupakan hak mereka,” lanjutnya. Lebih jauh lagi, Yusuf mengingatkan kepada segenap masyarakat, jika pada lingkungan menemukan ada atribut partai yang tidak dipasang pada tempatnya, tidak diperkenankan untuk langsung mencabutnya. “Hanya diperbolehkan untuk menegur ketika sedang ada kegiatan pemasangan, ataupun dilaporkan kepada Panwas yang ada di setiap kelurahan. kemudian pelanggaran tersebut akan ditindak lanjuti oleh kami, para petugas pengawas,” tutupnya

PROYEK BANDARA KERTAJATI Jawa Barat Naikkan Modal hingga Rp 5 Triliun

BANDUNG — Pemerintah Jawa Barat menyerahkan aset lahan secara bertahap untuk proyek Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa, mengatakan aset itu akan menggenapkan penyertaan modal pemerintah kepada PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) hingga Rp 5 triliun. “Kami sedang mengusulkan rancangan peraturan daerah untuk perubahan modal dasar perseroan menjadi Rp 5 triliun,” kata dia kepada Tempo, kemarin. Menurut Iwa, baru sebagian lahan yang sudah dibebaskan, yakni seluas 1.000 hektare. Namun kemarin pemerintah Jawa Barat baru menyerahkan 2.948.294 meter persegi atau sekitar 294 hektare. Lahan itu berada di Desa Kertajati, Bantarjati, dan Kertasari, Kecamatan Kertajati. Iwa mengatakan penyerahan aset tersebut akan dilakukan kembali menyusul rampungnya penilaian (appraisal) oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan. “Baru sepertiga yang diserahkan,” ujar dia. Iwa mengatakan sebagian lahan tersebut akan dipakai untuk memperpanjang landasan pacu (runway) Bandara Kertajati dari 2.500 meter menjadi 3.500 meter. Pembangunan landasan pacu tersebut digarap oleh PT Angkasa Pura II (Persero) dan dijadwalkan rampung akhir tahun ini.

“Harapan kami, bisa langsung sepanjang 3.500 meter supaya bisa lebih efektif dan efisien,” kata Iwa. Hingga kini pemerintah Jawa Barat menyerahkan penyertaan modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah senilai Rp 796 miliar. Adapun lahan yang diserahkan kemarin bernilai Rp 725 miliar. Dengan demikian, total modal yang disetor pemerintah Jawa Barat sudah mencapai Rp 1,5 triliun. Kepemilikan saham pemerintah Jawa Barat di BIJB mencapai 98,45 persen. Selain dari pemerintah, BIJB menunggu penyertaan modal dari Angkasa Pura II. Perusahaan pengelola bandara milik negara ini menginginkan kepemilikan saham hingga 25 persen. Penjabat Gubernur Jawa Barat, Komisaris Jenderal Mochamad Iriawan, mengatakan tengah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman untuk menyelesaikan penyertaan modal Angkasa Pura II.

Pemerintah menyerahkan aset lahan seluas 294 hektare. “Mudah-mudahan secara administrasi dan fisik segera bisa selesai,” kata dia. Tak cuma 25 persen saham, Angkasa Pura II juga ingin menempatkan perwakilannya di jajaran direksi BIJB serta meminta agar pengambilan keputusan melibatkan perwakilan mereka. Direktur Utama BIJB, Virda Dimas Ekaputra, mengatakan penyertaan modal pemerintah Jawa Barat berupa aset tanah dipergunakan untuk membangun sisi darat bandara. “Lahan itu bisa untuk bangunan komersial dan bangunan penunjang seperti depo bahan bakar milik PT Pertamina (Persero) dan lainnya,” ujar Virda. Setelah runway diperpanjang, Virda berharap semua tipe pesawat bisa mendarat di Kertajati. “Sekarang pembebasan lahan sudah beres semua, tidak seperti tahun lalu,” ucapnya

PayTren Suntik Tempo.co Rp 27 Miliar

JAKARTA — Perusahaan penyedia aplikasi transaksi mobile untuk berbagai jenis pembayaran dan pembelian, PT Jakarta Veritra Sentosa Internasional (PayTren), membeli 5 persen saham PT Tempo Inti Media Harian Tbk senilai Rp 27,3 miliar atau sebanyak 152.881 lembar saham. Investasi tersebut dikhususkan untuk anak usaha Tempo, PT Info Media Digital atau portal online Tempo. co. “Satu media besar seperti Tempo merupakan kesempatan besar bagi sebanyak-banyaknya masyarakat,” ujar pendiri PayTren, Ustad Yusuf Mansur, seusai penandatanganan kesepakatan dengan Tempo di kantor Tempo, Palmerah, Jakarta, kemarin. Yusuf mengatakan pihaknya senang dapat berinvestasi dan mendorong pertumbuhan bisnis Tempo. “Tidak hanya menikmati beritanya saja, tapi kami membawa diri dan mengajak sebanyakbanyaknya masyarakat untuk ikut serta memiliki Tempo,” kata dia. Melalui pendanaan seri D tersebut, Yusuf berujar, PayTren akan menambahkan tautan portal berita Tempo.co pada aplikasinya.

“Sehingga pengguna PayTren tidak hanya bisa melakukan transaksi keuangan, tapi sekaligus membaca berita Tempo online,” ujarnya. Chief Executive Officer PayTren, Hari Prabowo, mengatakan pihaknya ingin mendukung perluasan akses Tempo.co untuk masyarakat melalui akuisisi saham. Menurut dia, PayTren pun tak menutup kemungkinan untuk kembali berkolaborasi dengan pihak mana pun, sepanjang memiliki satu visi serta tujuan yang sama. “Dan selama perusahaan Indonesia atau lokal. Asing boleh tapi porsinya enggak boleh lebih dari Indonesia, itu dulu prioritas kami,” ucapnya. Direktur Utama PT Tempo Inti Media Harian Tbk, Toriq Hadad, memastikan kerja sama investasi di antara kedua pihak disepakati dengan iktikad baik, secara jujur, dan mematuhi sepenuhnya prinsip-prinsip independensi media serta good corporate governance (GCG) atau etika bisnis. Bahkan Toriq mengatakan dia telah melihat langsung markas PayTren yang berada di Bandung, Jawa Barat. “Kami datang dan melihat bagaimana komunitas PayTren, luar biasa, komunitas muslim yang semangat memperbaiki kehidupan serta hal baru,” ujarnya.

Dia menuturkan, perseroan bangga dapat berkolaborasi menjadi mitra strategis PayTren, yang kini telah memiliki anggota lebih dari tiga juta orang. Terlebih, Paytren merupakan komunitas yang terdiri atas berbagai kalangan masyarakat. “Bukan hanya para orang tua, pekerja, tapi bahkan berisi orangorang muda yang dinamis dan bersemangat mengembangkan diri, dengan kemampuan berjejaring yang kuat,” ucap Toriq. Pasca-kerja sama investasi tersebut, saham Tempo di Bursa Efek Indonesia mengalami kenaikan sebesar 4,17 persen.

Dalam sesi pembukaan perdagangan kemarin, saham Tempo diperjualbelikan Rp 199, dan pada sesi penutupan meningkat menjadi Rp 200 per lembar. Analis Panin Sekuritas, William Hartanto, mengatakan aksi korporasi yang dilakukan Tempo membawa dampak positif berupa penguatan nilai saham perseroan. “Ini tentunya menjadi sentiment positif, namun saya perhatikan hanya bersifat jangka pendek,” katanya. Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Lis Lestari Sutijati mengatakan mendorong industri berbasis teknologi keuangan (fintech) agar membangun kolaborasi. Kerja sama dapat menguntungkan masing-masing pihak, khususnya terkait dengan efisiensi biaya operasional. “Bisa sharing infrastruktur, sehingga cost network devices lebih murah,” ujarnya.