Sistem Informasi Digital Di Rumah Sakit

Demi meningkatkan kepuasan pengunjung dan pasien, belum lama ini Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) memutuskan mengguna kan sistem informasi kesehatan terpadu InterSystems TrakCare. Sistem informasi digital ini merampingkan prosedur operasional rumah sakit seperti memper cepat proses penyelesaian hasil laboratorium, radiolo gi, farmasi dan pemeriksaan kesehatan. Komunikasi dalam pelayanan pasien juga menjadi lebih baik.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman Full

Misal, dengan adanya pesan teks pengingat doc tor’s appointment yang terintegrasi dengan Trak Care, secara signifi kan telah mengurangi jumlah pasien no-show atau yang batal datang. Pasien menanggapi perubahan tersebut de ngan positif. Sistem digital ini membuat pasien tidak perlu lagi membawa salinan hasil tes, sinar X, atau MRI saat konsultasi.

 

Sekarang rekam me dis pasien selalu dapat diakses oleh dokter di kedua rumah sakit RSPI (Pondok Indah dan Puri Indah), se hingga pasien dapat memilih mana rumah sakit yang lebih nyaman. Tanda-tanda klinis, termasuk potensi interaksi terhadap obat dan alergi pasien, memung kinkan dokter untuk memberikan perawatan yang ter baik dan teraman.

Pengimplementasian sistem ini juga memangkas waktu administrasi, mengurangi waktu tunggu hasil laboratorium, dan mempercepat hasil pemeriksaan. Sekarang pasien menghabiskan waktu lebih sedikit di setiap unit yang mereka bu tuhkan. Mereka bisa menunggu hasil di ruang tunggu pasien dengan nyaman sebelum selanjutnya kembali ke ruang konsultasi dokter. Pasien tidak lagi harus mengambil hasil tes dari laboratorium dan obat yang diresepkan oleh dokter sudah siap diambil saat mereka datang ke farmasi. (SP/RSPI)Kenapa Anak Perempuan Lebih Cerewet?

Dibanding anak laki-laki, anak perempuan lebih cepat berbicara. Pada usia 16 bulan biasanya menguasai lebih banyak kata dan mampu mengutarakan kalimat-kalimat yang lebih kompleks. Ternyata, menurut riset yang dimuat di Journal of Neuroscience, kecerewetan anak perempuan berhubungan dengan protein tertentu yang ada di dalam otaknya, yang disebut Foxp2. Jenis protein ini berhubungan dengan vokalisasi. Dibandingkan dengan anak laki-laki, anak perempuan memiliki protein Foxp2 30% lebih banyak di otaknya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *