Hemat Fulus, Sayang Berkamera Minus

Acer, merek besar di produk laptop, terus mengisi segmen bawah dengan smartphone. Berharga terjangkau, selama ini smartphone murah besutan Acer memang tampil beda, juga memberikan pengalaman yang unik lewat antarmukanya. Namun, kali ini Acer terlihat hanya sedikit meng-upgrade jeroan Z200 yang sudah dipasarkan tahun lalu, yaitu pada memori RAM menjadi dua kali lipat. 6 Desain & Layar Kesan sebagai ponsel murah memang terlihat di Z205, terutama bahan casing plastik yang dipakai. Untuk sisi desain, masih cukup menarik, termasuk penempatan dua speaker, di atas dan bawah layar. Tiga tombol haptic standar ada di bawah layar, yaitu Back, Home dan Multitasking (sekaligus setting). Bingkai silver di sekelilingnya membuatnya terlihat segar. Punggungnya berbahan plastik do sehingga tak licin saat dipegang. Tombol lain standar saja, ada volume, power, lalu port microUSB dan jack audio 3.5mm. Di belakang, hanya ada kamera tanpa fl ash, plus tombol khusus AcerRAPID. Layarnya memang terbilang kecil untuk sebuah smartphone, hanya 4 inch saja. Namun bagi penyuka kepraktisan dan tak sering-sering menguliknya, layar 4 inch sudah memadai. Apalagi kerapatan layar dan kecerahan warnanya terlihat baik. Hanya ukuran huruf dan ikon aplikasi saja yang mengecil menyesuaikan besarnya layar.

√ Harga Dan Spesifikasi HP Acer Liquid Z205 - Tabloid Hape

Respon layar juga terasa gesit saat diajak menjelajah seluruh bagian layar. Ada dua slot nomor operator yang dipakai, simcard dan microsim. Di sebelahnya, ada slot microSD. Baterai harus dilepas untuk melepaspasang microSD ini karena posisinya tepat di atas baterai. Meski berbahan tipis dan terasa kurang kokoh, tutup baterainya sendiri terbilang mudah dilepas. 7 Antarmuka Berbekal OS Android v4.4.2 KitKat, tampilannya sedikit dipermak oleh Acer. Dalam posisi layar terkunci, pengguna bisa langsung akses ke telepon, SMS, browser dan kamera, dengan cara menggesernya ke ikon yang sesuai. Tampilan homescreen standar saja seperti Android KitKat umumnya, dengan pintasan aplikasi dan widget. Di homescreen, secara bawaan sudah tersedia akses ke Google Search, Weather, Google Play Music, dan informasi pemakaian data. Di sisi bawah homescreen, berderet pintasan utama, yaitu telepon, SMS, browser, kamera dan akses ke menu utama. Aplikasi bawaan Acer juga disertakan. Ada AcerCloud sebagai penyimpan data online, Backup and Restore untuk menyadangkan data ponsel ke dalam microSD. Lalu ada aplikasi chating BeeTalk dan BBM. Untuk membaca dokumen O ce, ada Acer Docs (abDocs) yang harus diinstall dulu updatenya dari Google Play. Namun repotnya, kita harus daftar dulu untuk mendapatkan Acer ID.

Aplikasi lainnya adalah Acer Remote Files dan Acer Music (abMusic). Namun, sebelum memakainya, pengguna mesti mau repot mendapatkan Acer ID dan membuat akun Acer Cloud. Seperti Acer Liquid lain, Z205 juga dibekali Quick Mode untuk mengubah antarmukanya sesuai kebutuhan. Lewat Quick Mode, tampilan antarmukanya bisa diubah dengan beragam pilihan, seperti Basic Mode, Senior Mode, Keypad Mode, Classic, dan Default. Dengan mengaktifkan salah satunya, tampilan berubah menjadi lebih minimalis. Pilihan Basic Mode berupa antarmuka kotak-kotak yang semuanya berupa pengaturan ponsel. Lalu ada Classic Mode berupa antarmuka kotakkotak berukuran besar, yang mengingatkan antarmuka Windows Phone. Keypad mode akan membuat tampilan layar ponsel seperti ponsel alfanumerik dengan tombol angka yang besar. Sementara untuk mereka yang senior, tersedia Senior mode yang bisa mengakses langsung ke zoom kamera untuk memperbesar obyek yang kurang jelas. Jika ingin kembali ke antarmuka KitKat standarnya, pilih Default mode.

Pilihan mode ini sangat membantu mereka yang tak ingin ‘neko-neko’ dengan ponselnya, cukup pakai beberapa aplikasi favorit saja. Hal ini sebenarnya memudahkan pemakaian karena saat game dan aplikasi tambahan sudah makin banyak, tak akan tercampur dengan fi tur lain seperti di Android lainnya. 8 Musik Dua pemutar musik di Acer Jade ini standar saja tampilan dan performanya, tanpa internal equaliser, yaitu abMusic dan Google Play Music. Tampilannya sederhana namun elegan dan minimalis. Pengaturan nada bisa dilakukan di luar pemutar musik, di menu Setting. Lewat DTS Studio Sound, bisa diatur nada Treble dan Bass pada skala 1 – 7, plus ada 6 pilihan equaliser musik dan 4 pilihan equaliser klip video. Aplikasi Acer Music (abMusic) harus di-download dulu updatenya sebesar 12.2MB. Sebelumnya, harus update dulu Acer Portal agar bisa menggunakan abMusic.

Suara speakernya terbilang jernih dan cukup keras, didominasi nada tengah. Sempat terkecoh dengan speakernya yang terlihat ada dua di atas dan bawah layar, ternyata hanya mono yaitu di sisi atas layar. Sedangkan speaker bawah tidak mengeluarkan suara. Posisi speakernya yang di depan membuat suaranya tak teredam saat ponsel diletakkan di meja. Earphone bawaan mampu mereproduksi suara lebih baik, treble jernih dan efek stereo kuat, meski nada bass tak cukup kuat. Saat diganti dengan headset lain, nada bass bisa keluar dengan baik. Sebagai hiburan lain, ada radio FM yang perlu earphone sebagai antenanya. Penangkapannya terbilang kurang jernih dan sensitif, yang berpengaruh pada output suaranya yang cenderung fl at. Namun harus diakui, suara stereo dari earphonenya begitu bagus. Siaran radio favorit bisa direkam di memori
eksternal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *