Desain Dapur Tanpa Bau Ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik

Desain Dapur Tanpa Bau Ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik – karena dapur dipakai juga sebagai tempat menyantap makanan, ia harus dibuat nyaman. Salah satunya caranya adalah dengan memastikan bau dan asap tak bersemayam di sana. Saat Anda memasak, asap yang dihasilkan seringkali mengganggu. Aromanya yang tak sedap biasanya menempel dengan kuat. Jika keduanya dibiarkan berkeliaran bebas, tentunya dapat mengganggu Anda dan anggota keluarga lainnya.

Apalagi, jika dapur tak hanya berfungsi sebagai tempat memasak, tetapi memiliki fungsi lain, seperti tempat makan, tempat berkumpul keluarga, sarana berkomunikasi, serta wadah menjalin keharmonisan antaranggota keluarga. Tentunya, dapur yang bau dan berasap, akan mendatangkan ketidaknyamanan dan fungsi yang diharapkan pun bisa tak tercapai. Tak hanya mengganggu, asap dan bau yang tidak sesegera mungkin dikeluarkan memiliki potensi mengganggu ruang lain di rumah, seperti ruang tamu, ruang keluarga, bahkan ruang tidur.

Tentunya, jika terjadi seperti ini, masalah bisa merembet ke tempat lain, misalnya pakaian, sofa, dan gorden, menjadi bau. Atau, nafas jadi sesak karena banyak asap. Tentunya, ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut. Nah, untuk mengatasi asap dan bau yang membandel ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Simak yang berikut ini.

Dapur Harus Memiliki Jendela

Setiap ruang wajib memiliki jendela, tak terkecuali dapur. Dapur tertutup atau dapur yang tidak menyatu dengan ruang lainnya, idealnya memiliki jendela dengan luas 1/4 dari luas dinding terbesar yang dimiliki dapur. “Jika menyatu dengan ruangan lain atau disebut dapur terbuka, ukuran jendela bisa lebih kecil dari 1/4 luas dinding terbesar yang dimiliki dapur.

Dengan syarat, ruangan lain memberi kontribusi cahaya ke dapur hingga dapur tetap terang dan tidak gelap,” ucap David Oentoro, pembuat jasa dapur yang ditemui di kawasan BSD, Tangerang. Untuk lokasi, sebaiknya jendela diletakkan di atas sink, jangan di dekat kompor. Ini dikarenakan angin yang masuk ke dapur dapat menggerakkan api yang sedang memasak sehingga makanan bisa tidak matang sesuai waktunya.

Di sisi lain, api yang bergerak dan tertiup angin dapat membahayakan penghuni rumah. “Kalau sejajar dengan kompor, takutnya api terbawa angin dan membakar kabinet dapur atau peralatan masak lainnya dari bahan plastik,” ucap David. Walau harus dijauhkan, jarak kompor terhadap jendela sebaiknya tidak lebih dari 1,5m.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *