Categories
News

PayTren Suntik Tempo.co Rp 27 Miliar

JAKARTA — Perusahaan penyedia aplikasi transaksi mobile untuk berbagai jenis pembayaran dan pembelian, PT Jakarta Veritra Sentosa Internasional (PayTren), membeli 5 persen saham PT Tempo Inti Media Harian Tbk senilai Rp 27,3 miliar atau sebanyak 152.881 lembar saham. Investasi tersebut dikhususkan untuk anak usaha Tempo, PT Info Media Digital atau portal online Tempo. co. “Satu media besar seperti Tempo merupakan kesempatan besar bagi sebanyak-banyaknya masyarakat,” ujar pendiri PayTren, Ustad Yusuf Mansur, seusai penandatanganan kesepakatan dengan Tempo di kantor Tempo, Palmerah, Jakarta, kemarin. Yusuf mengatakan pihaknya senang dapat berinvestasi dan mendorong pertumbuhan bisnis Tempo. “Tidak hanya menikmati beritanya saja, tapi kami membawa diri dan mengajak sebanyakbanyaknya masyarakat untuk ikut serta memiliki Tempo,” kata dia. Melalui pendanaan seri D tersebut, Yusuf berujar, PayTren akan menambahkan tautan portal berita Tempo.co pada aplikasinya.

“Sehingga pengguna PayTren tidak hanya bisa melakukan transaksi keuangan, tapi sekaligus membaca berita Tempo online,” ujarnya. Chief Executive Officer PayTren, Hari Prabowo, mengatakan pihaknya ingin mendukung perluasan akses Tempo.co untuk masyarakat melalui akuisisi saham. Menurut dia, PayTren pun tak menutup kemungkinan untuk kembali berkolaborasi dengan pihak mana pun, sepanjang memiliki satu visi serta tujuan yang sama. “Dan selama perusahaan Indonesia atau lokal. Asing boleh tapi porsinya enggak boleh lebih dari Indonesia, itu dulu prioritas kami,” ucapnya. Direktur Utama PT Tempo Inti Media Harian Tbk, Toriq Hadad, memastikan kerja sama investasi di antara kedua pihak disepakati dengan iktikad baik, secara jujur, dan mematuhi sepenuhnya prinsip-prinsip independensi media serta good corporate governance (GCG) atau etika bisnis. Bahkan Toriq mengatakan dia telah melihat langsung markas PayTren yang berada di Bandung, Jawa Barat. “Kami datang dan melihat bagaimana komunitas PayTren, luar biasa, komunitas muslim yang semangat memperbaiki kehidupan serta hal baru,” ujarnya.

Dia menuturkan, perseroan bangga dapat berkolaborasi menjadi mitra strategis PayTren, yang kini telah memiliki anggota lebih dari tiga juta orang. Terlebih, Paytren merupakan komunitas yang terdiri atas berbagai kalangan masyarakat. “Bukan hanya para orang tua, pekerja, tapi bahkan berisi orangorang muda yang dinamis dan bersemangat mengembangkan diri, dengan kemampuan berjejaring yang kuat,” ucap Toriq. Pasca-kerja sama investasi tersebut, saham Tempo di Bursa Efek Indonesia mengalami kenaikan sebesar 4,17 persen.

Dalam sesi pembukaan perdagangan kemarin, saham Tempo diperjualbelikan Rp 199, dan pada sesi penutupan meningkat menjadi Rp 200 per lembar. Analis Panin Sekuritas, William Hartanto, mengatakan aksi korporasi yang dilakukan Tempo membawa dampak positif berupa penguatan nilai saham perseroan. “Ini tentunya menjadi sentiment positif, namun saya perhatikan hanya bersifat jangka pendek,” katanya. Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Lis Lestari Sutijati mengatakan mendorong industri berbasis teknologi keuangan (fintech) agar membangun kolaborasi. Kerja sama dapat menguntungkan masing-masing pihak, khususnya terkait dengan efisiensi biaya operasional. “Bisa sharing infrastruktur, sehingga cost network devices lebih murah,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *