Uniknya Mochi Pelangi

Uniknya mochi buatan Indira Kania Putri dan Rizqi F. Razie dengan brand e-Mochition, terletak pada warna mochinya. Unik, lantaran kulit mochinya dibuat dengan warna rainbow alias pelangi. Mereka menyebutnya original rainbow. “Makanan dengan tampilan yang cantik dan unik selalu disenangi oleh banyak orang, terutama untuk para anak muda. banyak produsen makanan membuat tampilan produknya lebih mencolok mata, sehingga jadi pusat perhatian dan daya tarik tersendiri.

Nah, kami termotivasi membuat mochi pelangi ini,” kata Indira. Indira dan Rizqi mengombinasikan original rainbow dengan isi kacang tumbuk. “Kami mencoba untuk membuat inovasi perubahan tampilan kulit mochinya menjadi lebih menarik, cantik, dan kekinian, tanpa mengubah rasa dan kelezatan mochi originalnya,” tambahnya. Tak hanya original rainbow alias mochi pelangi yang jadi pusat perhatian. Di sini juga tersedia varian rasa lain yang tak kalah unik, seperti red velvet cheese, blue choco mint, choco Oreo, green tea red bean, selai kacang wijen, mochi strawberry, dan mochi kopi yang beraroma menggoda.

“Kebanyakan anak muda suka mochi choco Oreo, original rainbow, blue choco mint, dan red velvet cheese. Sedangkan pembeli yang lebih tua lebih suka varian mochi isi kacang, original rainbow, mochi kacang wijen, dan green tea redbean. Penggemar kopi, tentu saja suka mochi kopi,” tutur Indira. Dalam berjualan, Indira dan Rizqi mengandalkan sistem pre order. Dalam 1 minggu, mereka hanya membuka order 3 kali. Dan 1 kali buka order, mereka memproduksi 50-100 mochi aneka varian.

Telur Bumbu Rempah 10 Porsi ala Catering Jakarta

Telur Bumbu Rempah 10 Porsi ala Catering Jakarta

Bahan: 10 buah telur, rebus, kupas, goreng berkulit 1/4 sendok teh pala bubuk 1/8 sendok teh adas manis bubuk 1/8 sendok teh jinten bubuk 1 lembar daun salam 1/2 sendok teh garam 1/2 sendok teh gula pasir 1 cm kayumanis 300 ml santan dari 1/4 butir kelapa 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu halus: 6 butir bawang merah 2 buah cabai merah besar 4 buah cabai merah keriting 1 cm kunyit, bakar 1 cm jahe 2 cm lengkuas 3 butir kemiri, sangrai 1/2 sendok teh ketumbar

Cara membuat: 1. Tumis bumbu halus, jinten, daun salam, kayumanis, adas, dan pala bubuk sampai harum. Masukkan telur. Aduk rata. Tuang santan. Aduk hingga mendidih. 2. Tambahkan garam dan gula. Masak sampai meresap kuah kental.

Pepes Ayam & Jamur 12 Bungkus

Bahan: 1 ekor ayam, potong 24 bagian 100 gram jamur merang, potong 2 bagian 8 butir bawang merah, iris tipis 100 gram jamur tiram, suwir suwir 4 siung bawang putih, iris tipis 2 sendok teh air jeruk lemon 4 buah cabai merah besar, buang bijinya, cincang kasar 1 batang serai, memarkan, iris tipis 2 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya, iris halus 5 lembar daun salam, potong potong 1/2 sendok makan garam 1/4 sendok teh merica bubuk 100 ml santan dari 1/2 butir kelapa 8 tangkai daun kemangi, petiki daun pisang untuk membungkus

Cara membuat: 1. Aduk rata semua bahan. 2. Ambil daun pisang. Sendokkkan campuran ayam dan jamur. Bungkus pepes. 3. Kukus diatas api sedang 30 menit sampai matang.

Daging Bakar Masak Santan 5 Porsi

Bahan: 400 gram daging sengkel, potong melebar 1 cm 5 lembar daun jeruk, buang tulangnya 4 buah tomat hijau, potong-potong 750 ml santan dari 1/2 butir kelapa 1/4 sendok teh gula pasir 11/4 sendok teh garam 2 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu Tumbuk Kasar : 6 buah cabai hijau besar 6 butir bawang merah 10 buah cabai merah keriting

Cara membuat: 1. Panaskan minyak lalu tumis bumbu tumbuk tambahkan daun jeruk sampai baunya harum. Masukkan daging. Aduk hingga berubah warna. Tambahkan tomat, garam, dan gula pasir. Aduk rata. 2. Masukkan santan sedikit-sedikit. Biarkan hingga bumbu meresap dan matang.

Provokasi Santri-santri Batu Kapur

EMPAT pemuda berkopiah hitam dan bersarung itu berdiri tegap di sebuah tebing miring. Di samping mereka, mesin alat berat backhoe menderu menggaruk-garuk sisi lain tebing. Ketika trompet saronen (instrumen tiup Madura) ditiup tanda pertunjukan dimulai, empat pemuda ”santri” bertelanjang dada dan tak beralas kaki itu kemudian duduk bersila. Tangan mereka memutar-mutar gilis (alat tradisional Madura yang terbuat dari batu untuk menghaluskan jagung). Jagung diganti batu kapur. Lewat pelantang suara, seseorang memanggil mereka. Satu per satu mereka pun menuruni tebing, mendekati penonton dengan berbagai cara. Ada yang berlari zigzag, ada yang berlari di tempat ala militer dengan mata melotot.

Ada pula yang kejang-kejang seperti terkena setrum tegangan tinggi. Itulah adegan pembuka pertunjukan teater bertajuk Mini-mini#3 Batu karya Anwari. Sutradara alumnus Jurusan Seni Drama, Tari, dan Musik Universitas Negeri Surabaya tahun 2014 itu menggelar pertunjukan unik di penambangan batu putih di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu sore dua pekan lalu. Anwari memanfaatkan sebuah tanah lapang di lokasi penambangan batu kapur milik Haji Mustofa di Kecamatan Socah. Mustofa adalah pemilik tempat wisata kolam renang Goa Pote, yang juga terletak di lokasi tambang galian C terbesar di Bangkalan tersebut. Boleh dibilang lokasi pertunjukan di penambangan batu kapur itu begitu alami, terletak di sebuah lembah yang dikelilingi tebing bukit kapur.

Di tebing itu ada ruangan-ruangan kecil tempat para penambang berteduh dari sengatan matahari. Pertunjukan teater ini hampir tanpa dialog, kecuali prolog sutradara di awal pentas. Para pemain menampilkan adegan seperti penambang batu kapur tengah beraktivitas. Karena itu, pentas ini dimulai pukul 16.00. Waktu ini dipilih lantaran aktivitas penambang sedang ramai. Ada suara mesin chain saw, suara alat berat backhoe, serta deru kendaraan pickup dan dump truck yang hilir-mudik. ”Kami lebur dengan realitas kehidupan para penambang batu,” kata Anwari. Mereka memulai pementasan pukul empat sore agar benar-benar menyatu dengan aktivitas alami lokasi tambang. ”Kami juga meminjam alat berat agar jadi bagian dari pertunjukan,” ujar Elyda K. Rara, produser pentas.

Bagus Pandega menunjukkan bahwa karya seni tidak harus diam

Bygone merupakan tafsir literal dan kontemplasi personal sang seniman melihat kehidupan yang sudah berlalu. Beberapa karya dalam pameran ini memiliki sistematika yang sama dengan durasi berbeda. ”Kadang nyala sendiri, kadang nyala bareng. Seperti itulah kehidupan,” kata Bagus mencontohkan tiga seri karya A Tea Poi On Moo. Pada seri karya itu, Bagus merancang instalasi turntable, vinyl, yang berputar otomatis dengan sistem relay elektronik dan disorot lampu meja. Tiga karya ini berputar secara acak. Ketika berputar, tiga vinyl yang diberi stiker bibir di sekelilingnya itu menampilkan animasi bibir bergerak yang mengucapkan saya tidak tahu, saya tidak yakin, dan lihat saja nanti.

Website : kota-bunga.net

Tiga kalimat yang merujuk pada ketidakpastian itu sendiri. Telah lama Bagus menjadi kolektor vinyl. Sesekali, dalam beberapa bulan, alumnus magister seni murni dari Institut Teknologi Bandung ini memborong ratusan vinyl tanpa melihat judulnya. ”Banyak musik yang belum pernah saya dengar. Tapi pernah saya mendapat edisi emasnya Michael Jackson,” katanya. Vinyl juga jadi medium yang dipilih Bagus dalam membuat Polka, karya yang menampilkan putaran acak dari 16 piringan hitam yang disusun dalam rak kaca. Di ruang hening, sistem elektronik yang memutar vinyl secara acak ini akan terdengar seperti bunyi halus orang bernyanyi seriosa. Namun suara itu tenggelam dalam kegaduhan bunyi bermacam karya Bagus dalam ruangan ini. l l l DINDING putih sepanjang galeri tak luput jadi ”kanvas” sang seniman.

Bagus memasang di dinding itu rangka besi dan lampu sirene kuning sepanjang enam meter yang terhubung dengan sistem elektronik. Deretan lampu itu berpendar dan berputar tanpa pola. Tapi, sesekali, kata ”Peak” terbaca di antara pendaran lampu itu. Tak ada suara yang keluar dari karya ini, tapi, ”Karya ini membutuhkan usaha lebih lama,” kata Bagus. Dalam karya itu, Bagus juga tidak menyembunyikan lilitan berbagai macam kabel listrik. Semuanya terekspos. Di ruangan lain, Childhood Mixed Fantasy dipresentasikan dalam gelap. Dalam karya ini, Bagus merancang pelat berbentuk bundar dipasangi baut-baut dan berotasi layaknya piringan hitam raksasa. Tiap kali bautbaut itu menyentuh delapan switch yang menggantung di atasnya, sentuhan tersebut memicu keluarnya bunyi dari delapan motor music box yang terhubung. Lampulampu LED yang tersusun dari kabel akan merespons bunyi-bunyian dari kotak musik dengan menyala bergiliran.

Mindful Eating Seni Menghargai Makanan 2

Mindless eating dapat menyebabkan kita tetap merasa lapar dan ingin makan lagi meskipun sebelumnya sudah makan. Pada anak, mindless eating juga menyebabkannya jadi pilih-pilih makanan. Anak tidak menghargai makanan yang ada di depannya. Kemungkinan besar pemikiran ini (mind) datang dari contoh orangtuanya.

Mama Papa mungkin pernah secara tidak sengaja pernah berucap seperti ini, “duh, sup ikannya kok enggak enak ya Pa. Nyesel deh tadi Mama memesan ini,” ucap Mama pada sebuah restoran ketika makan bersama sambil menyingkirkan ikan di hadapan anak. Nah, jangan salahkan kalau kemudian anak meniru mamanya jadi tak suka ikan.

Perlu diingat, anak-anak belajar dari pengamatan. Artinya, semua hal yang dilihat, didengar, dan terutama ditemuinya terus-menerus akan tertanam dengan baik dalam pikirannya, sehingga akan ia tiru dan menjadi bagian dari perilakunya. Nah, orangtua perlu memberikan teladan sejak dini dan terusmenerus, termasuk teladan bagaimana menghargai makanan.

4 Langkah Penting Pola Makan Sehat

sat-jakarta.com – Pada perempuan yang makan dengan terburuburu, mengasup 646 kalori dalam waktu 9 menit. Sedang kan perempuan yang makan perlahan menghabiskan 579 kalori dalam waktu 29 menit. Untuk memulai pola makan yang lebih sehat dan lambat, keluarga bisa menerapkan empat langkah berikut:

Baca juga : Kursus IELTS Terbaik di Jakarta

Pertama: Duduklah di ruang makan yang tenang dan tidak berisik. Masing-masing menghadapi makanannya dengan menyuap sesendok demi sesendok, lalu mengunyah per lahan. Jangan makan sambil menonton televisi, apalagi memainkan gadget. Fokus saja pada makanan dan nik mati. Selain belajar fokus pada makanan, acara makan ber sama dalam suatu keluarga bisa menjadi momen spesial. Para ahli psikologi meyakini, salah satu cara agar proses pembelajaran berhasil diingat, yakni bila kita memasuk kan emosi di dalamnya, entah emosi senang atau sedih. Nah, ketika sedang makan, pada umumnya emosi sukacita mendominasi pada hati ditiap orang. Inilah saat tepat bagi orangtua untuk mengajarkan nilai-nilai syukur atau penghargaan terha dap makanan dengan penuh keakraban. Tak ada salahnya bila orangtua menjadikan agenda makan secara khusus. Misalnya, mengusahakan makan dilakukan bersama-sama di meja makan. Suasana diusa hakan cair dan hangat sehingga orangtua dan anak-anak bisa berkomunikasi dengan menyenangkan.

Kedua: Santap beragam makanan demi keseimbangan zat gizi. Setiap makan, pastikan di atas piring terdapat makanan yang mengandung serat, lemak, dan protein. Tiga jenis zat gizi ini dikenal paling lama dicerna tubuh, sehingga energi tidak cepat habis dan kita merasa ke nyang lebih lama. Melengkapi mindful eating, dikenal pula rainbow plate. Artinya, dalam setiap piring selalu ada warna warni, lebih dari tiga yang berasal dari serat, lemak dan protein tadi. Temukan serat pada buah-buahan, sayur sayuran, gandum utuh, kacang, dan biji-bijian. Untuk memenuhi kebutuhan lemak, pilih makanan yang mengandung lemak sehat, seperti: avokad, kacang almond, kacang tanah, dan minyak zaitun. Lalu santap daging sapi, ikan, tempe, tahu, dan ayam tanpa kulit se bagai sumber protein.

Ketiga: Ambil makanan sedikit demi sedikit, lalu kunyah sampai benar-benar lumat, barulah ditelan. Beri jarak waktu antara suapan demi suapan. Nik mati sejenak obrolan selama beberapa menit, lalu lanjut kan kembali makan.

Keempat: Biasakan anak-anak mempunyai jam makan yang tera tur saat makan pagi, siang, dan malam. Konsep mindful eating mengikuti jarak makan normal manusia, yakni setiap empat jam sekali sambil memer hatikan porsi makanan. Jika dalam 4—5 jam kemudian si kecil belum merasa lapar, artinya ia makan terlalu banyak pada 4—5 jam sebelum nya. Dengan konsep ini, anak belajar makan ke banyakan itu seperti apa dan makan cukup itu seperti apa. Ini sejalan dengan tujuan mindful eating, yaitu menyerahkan kebutuhan makan pada tubuh, bu kan pada selera, nafsu dan emosi, serta tahu kapan ha rus berhenti makan. Mulailah makan ketika belum begitu lapar dan berhentilah makan pada saat mulai merasa kenyang. Mula-mula mungkin terasa sukar, apalagi bagi anak anak yang sudah terbiasa makan cepat akan membutuh kan waktu untuk disiplin. Namun, dengan contoh dan penjelasan dari Mama Papa, apa pun pasti bisa dilaku kan asal terbiasa.

Buntut Masak Cabai Hijau Untuk 5 Porsi

Bahan: 750 gram buntut, rebus 2 batang serai, memarkan 5 lembar daun jeruk 1 sendok teh garam 300 ml air 3 sendok makan minyak goreng bumbu tumbuk Kasar: 5 buah cabai hijau besar 10 buah cabai hijau keriting 10 buah bawang merah 4 siung bawang putih 3 buah tomat hijau 2 cm kunyit

Cara membuat: 1. Tumis bumbu tumbuk kasar, serai, dan daun jeruk sampai matang. 2. Masukkan buntut dan garam. Aduk rata. 3. Tambahkan air. Aduk rata. Masak sampai bumbu meresap.

Desain Ruang Makan yang Dilengkapi dengan Genset Cummins

Desain Ruang Makan yang Dilengkapi dengan Genset Cummins – Desain meja dan kursi bar pada area ini dapat dirancang dengan berbagai bentuk sesuai dengan selera dan keinginan si pemakai. Berikut ini desain ukuran yang dapat dijadikan acuan untuk membuat dapur plus meja makan.

1. Meja dorong Penempatan meja di bawah kabinet menjadi salah satu alternatif desain ketika Anda ingin menggabungkan fungsi dapur sekaligus ruang makan. Meja kompak ini ditempatkan di bawah lemari dan dapat ditarik keluar sewaktu diperlukan. Ketinggian idealnya antara 70–75cm. Pada bagian kanan dan kiri meja disisakan ruang untuk bergerak, ukuran minimal 80cm.

2. Meja standar Cara lain yang kerap dilakukan adalah membuat meja standar yang dibuat lebih rendah dari lemari kabinet. Cara ini bisa dilakukan ketika lahan yang tersedia cukup luas. Ketinggian meja makan berkisar antara 70–75cm, sedangkan meja kabinet 80–90cm.

3. Meja Bar Bila ingin menghemat tempat lebih, Anda bisa merancang dapur dan meja makan Anda layaknya meja bar di kafe-kafe. Meja dibuat lebih tinggi ketimbang kabinet. Desain meja seperti ini sudah banyak diaplikasikan pada rumah dan apartemen. Namun, Anda harus menggunakan bar stool.

Kenyamanan didalam rumah terutama dalam ruang makan sangatlah penting sekali. Agar suasana makan bersama keluarga terasa nikmat dan nyaman perlu adanya sebuah genset. Harga genset yang murah bisa didapatkan dari Distributor Genset terpercaya. PT. Rajawali Indo merupakan satu-satunya distributor genset yang memberikan harga diskon dan garansi resmi untuk setiap pembelian unit baru.

Kenapa Asap Berbahaya?

Asap yang keluar saat memasak sampai saat ini masih dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal, asap ini berbahaya dan tidak baik bagi kesehatan. Apalagi jika Anda sampai menghirupnya. Dikutip dari situs resmi WHO, kegiatan memasak yang menimbulkan asap akan membuat ruangan tercemari polusi yang membahayakan tubuh. Meski dalam kadar rendah, namun jika terus-menerus terisap, polusi bisa mengendap di paru-paru dan memancing penyakit, seperti pneumonia dan kanker paru-paru.

Sauto Ayam (Pelesir) Untuk 5 Porsi

BAHAN: 1/2 ekor ayam, dipotong 4 bagian 2 punggung ayam 2.000 ml air 3 lembar daun salam 2 lembar daun jeruk 2 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan 2 1/4 sendok teh garam 1 sendok teh gula merah 2 cm jahe, dimemarkan 3 sendok makan taoco 2 sendok makan minyak untuk menumis

BUMBU HALUS: 12 butir bawang merah 4 siung bawang putih 3 buah cabai merah 1 cm kunyit, dibakar

BAHAN PELENGKAP: 1.000 gram nasi putih 1 batang daun bawang, diiris untuk taburan 1 tangkai seledri, diiris untuk taburan 150 gram taoge, diseduh 2 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan 75 gram kol, diiris halus

CARA MEMBUAT: 1. Rebus ayam, daun salam, serai, 1 sendok teh garam, daun jeruk, dan air sampai terlihat matang. Ukur 1.500 ml air kaldunya. Angkat ayam. Goreng sampai matang. Suwir-suwir. Sisihkan. 2. Angkat punggung, potong-potong. Goreng kering. Sisihkan. 3. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, jahe, dan taoco sampai harum. Tuang ke rebusan kaldu. Tambahkan garam dan gula merah. Masak sampai matang. 4. Sajikan bersama pelengkap.

Desain Dapur Tanpa Bau Ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik

Desain Dapur Tanpa Bau Ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik – karena dapur dipakai juga sebagai tempat menyantap makanan, ia harus dibuat nyaman. Salah satunya caranya adalah dengan memastikan bau dan asap tak bersemayam di sana. Saat Anda memasak, asap yang dihasilkan seringkali mengganggu. Aromanya yang tak sedap biasanya menempel dengan kuat. Jika keduanya dibiarkan berkeliaran bebas, tentunya dapat mengganggu Anda dan anggota keluarga lainnya.

Apalagi, jika dapur tak hanya berfungsi sebagai tempat memasak, tetapi memiliki fungsi lain, seperti tempat makan, tempat berkumpul keluarga, sarana berkomunikasi, serta wadah menjalin keharmonisan antaranggota keluarga. Tentunya, dapur yang bau dan berasap, akan mendatangkan ketidaknyamanan dan fungsi yang diharapkan pun bisa tak tercapai. Tak hanya mengganggu, asap dan bau yang tidak sesegera mungkin dikeluarkan memiliki potensi mengganggu ruang lain di rumah, seperti ruang tamu, ruang keluarga, bahkan ruang tidur.

Tentunya, jika terjadi seperti ini, masalah bisa merembet ke tempat lain, misalnya pakaian, sofa, dan gorden, menjadi bau. Atau, nafas jadi sesak karena banyak asap. Tentunya, ini tak boleh dibiarkan berlarut-larut. Nah, untuk mengatasi asap dan bau yang membandel ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Simak yang berikut ini.

Dapur Harus Memiliki Jendela

Setiap ruang wajib memiliki jendela, tak terkecuali dapur. Dapur tertutup atau dapur yang tidak menyatu dengan ruang lainnya, idealnya memiliki jendela dengan luas 1/4 dari luas dinding terbesar yang dimiliki dapur. “Jika menyatu dengan ruangan lain atau disebut dapur terbuka, ukuran jendela bisa lebih kecil dari 1/4 luas dinding terbesar yang dimiliki dapur.

Dengan syarat, ruangan lain memberi kontribusi cahaya ke dapur hingga dapur tetap terang dan tidak gelap,” ucap David Oentoro, pembuat jasa dapur yang ditemui di kawasan BSD, Tangerang. Untuk lokasi, sebaiknya jendela diletakkan di atas sink, jangan di dekat kompor. Ini dikarenakan angin yang masuk ke dapur dapat menggerakkan api yang sedang memasak sehingga makanan bisa tidak matang sesuai waktunya.

Di sisi lain, api yang bergerak dan tertiup angin dapat membahayakan penghuni rumah. “Kalau sejajar dengan kompor, takutnya api terbawa angin dan membakar kabinet dapur atau peralatan masak lainnya dari bahan plastik,” ucap David. Walau harus dijauhkan, jarak kompor terhadap jendela sebaiknya tidak lebih dari 1,5m.